About this blog

TENTANG KOPAJA (KOmunitas Peduli Anak JAlanan)

KOPAJA (Komunitas Peduli Anak Jalanan) adalah komunitas yang bergerak dalam memanusiakan anak jalanan melalui pendidikan dan program-program pemberdayaan.

Pesantren Kilat Anak Jalanan (KOPAJA)

Komunitas Peduli Anak Jalanan (KOPAJA) memiliki salah satu misi untuk meningkatkan kualitas iman dan taqwa anak jalanan. Melalui misi KOPAJA yang satu ini kami mengajak dan merangkul seluruh masyarakat .

Selasa, 26 Juni 2012

Download Nasyid Rekomendasi Terbaru - Sujud Panjangku (Adi Pratama)

Sebuah pengakuan dosa selalu datang di akhir. Seorang mukmin sejati seyogyanya melakukan introspeksi setiap saat, diiringi memohon dan bersujud mengais cahayaNya agar kuat menuju ending yang khusnul khotimah. Rasanya nasyid terbaru dari kang Adi Pratama dengan title ‘Sujud Panjangku’ patut menjadi lagu yang mampu menggambarkan semua kondisi tersebut.


Dengan suara tebal dan vocal bass-nya, kang Adi mampu membawakan nasyid balada ini begitu syahdu. Tapi jangan salah, dengan tone suara beratnya ia tetap menyuguhkan lengkingan vocal yang ciamik menambah mellow nasyid kontemplatif ini.


Kang Adi yang juga alumnus kampus STAN ini telah berkiprah go nasional sejak menjadi finalis FNPI tahun 2009 bersama grup nasyid Faith. Kemudian di tahun 2011 ia bergabung di bawah bendera grup barunya ‘Sketsa’ yang sempat menghentak dengan nasyid ‘Tuhan, Aku Selingkuh’.


Baiklah sahabat, nasyid terbaru ini sudah bisa menjadi koleksi Anda dengan gratis dan halal. Silahkan klik Download Nasyid Terbaru Adi Pratama - Sujud Panjangku


Lirik Nasyid Adi Pratama - Sujud Panjangku
written by. Kang Dian Sukmawan Spazi




Dalam sujud panjangku teringat semua dosaku
Yang terbentang dari ujung ke ujung
Hingga tangis tak terbendung


Mengapa aku begini amat sungguh kubenci
Diri yang merana diam pasrah
Tak pantas aku meminta


Tuhan kupangku kedua tangan mohon ampunanMu
Bersujud ku dihadapMu teramat aku malu
Kumohon kembalikan aku pada cahayaMu
Kuatkan hatiku menujuMu

Download nasyid Shoutul Haq - Semua Insan Sama


Semua Insan Sama


Semua Insan Sama
Di hadapan Tuhannya
Tiada yang membedakan
Diantara dirinya

Tapi yang paling mulia
Manusia di sisi Allah
Ialah manusia
Yang bertakwa padaNya

Manusia di dunia
Tak ada yang berbeda
Allah ciptakan sama
Dari segumpal darah

Oleh itu kita
Jangan membeda beda
Kemiskinan dan kekayaan
Sesama kita

Ooo...jadikanlah semua itu
Sebagai bekalan kita di dunia
Sebab Allah berikan rizki pada kita
Dengan adil penuh keridhoan


Rabu, 20 Juni 2012

Pesantren Kilat Anak Jalanan (KOPAJA)


Komunitas Peduli Anak Jalanan (KOPAJA) memiliki salah satu misi untuk meningkatkan kualitas iman dan taqwa anak jalanan. Melalui misi KOPAJA yang satu ini kami mengajak dan merangkul seluruh masyarakat dari berbagai lapisan untuk turut serta berpartisipasi dalam acara “Pesantren Kilat Ramadhan; Silaturahmi Anak Negeri Menuju Titian Kasih Ilahi”. Kegiatan ini membawa anak-anak jalanan untuk lebih mengenal ciptaan Allah melalui alam dan memupuk tali silaturahmi antar anak jalanan melalui konsep pesantren. Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak jalanan mampu merasakan kebersamaan Ramadhan yang sesungguhnya dan mau lebih mengenal Allah.

Insya Allah kegiatan ini akan dilaksanakan pada:
Hari, Tanggal : Sabtu-Ahad, 28-29 Juli 2012
Waktu : Pukul 10.00-selesai
Tempat : Villa Kathronan
Alamat : Megamendung, Bogor


Bentuk kegiatan yang kami lakukan kali ini berupa Pesantren Kilat dengan berbagai acara yang mampu menumbuhkan sikap peduli dan kompetitif, seperti pemberian materi utama, games edukatif, dan lomba-lomba islami.

Donasi donatur dapat disalurkan ke rekening di bawah ini:
- BRI 426501004118536 a.n. Neng Sri Mardiani
- BSM 7036336425 a.n. Neng Sri Mardiani
- BNI 0135962534 a.n. Lina Setyaningsih
- BCA 6010173581 a.n. Firdhaushia Razaq Karim


CP: Lisfatul Fatinah (085717892235), Ahmad Hubbani (08979714248)

TENTANG KOPAJA (KOmunitas Peduli Anak JAlanan)







KOPAJA (Komunitas Peduli Anak Jalanan) adalah komunitas yang bergerak dalam memanusiakan anak jalanan melalui pendidikan dan program-program pemberdayaan.

KOPAJA berdiri pada 8 April 2012 dengan semangat berbagi dan peduli yang dimulai dari perteman sesama pengurus yang mulanya hanya saling kenal di Facebook.

Visi:
Menjadikan anak jalanan (pengamen, pemulung, termasuk fakir miskin dan anak yatim) pribadi yang pembelajar dan generasi yang layak unggul di masyarakat.

Misi:
1. Meningkatkan kualitas iman dan taqwa pada diri anak jalanan.
2. Meningkatkan kualitas moral anak jalanan.
3. Meningkatkan budaya baca tulis di kalangan anak jalanan.
4. Memberikan layanan pendidikan formal dan nonformal kepada anak jalanan.
5. Memberikan program-program sosial kepada anak jalanan.

Tujuan:
Memanusiakan dan memberikan hak-hak anak jalanan sebagaimana anak-anak pada umumnya.

Kesekretariatan KOPAJA Pusat:
Jl. Kemanggisan Ilir III RT 007 / RW 013, No. 18B,
Palmerah, Jakarta Barat, 11480

No. Rekekening donasi:
BRI a.n. Lisfatul Fatinah 038201014372506
BSM a.n. Erni anggraini 0867044140

Rabu, 06 Juni 2012

Lagu Terbaru Maher Zain - So Soon (with official video)





Maher Zain akhirnya merilis single kedua 'So Soon' dari album teranyarnya 'Forgive Me'. Setelah singel pertama 'Number One for Me' menginspirasi untuk lebih cinta kepada sang Bunda, kali ini Maher Zain menceritakan tentang kematian dan betapa sulitnya kehilangan seseorang.






Lirik Lagu Terbaru Maher Zain - So Soon



Every time I close my eyes I see you in front of me
I still can hear your voice calling out my name
And I remember all the stories you told me
I miss the time you were around
I miss the time you were around
But I’m so grateful for every moment I spent with you
‘Cause I know life won’t last forever


You went so soon, so soon
You left so soon, so soon
I have to move on ’cause I know it’s been too long
I’ve got to stop the tears, keep my faith and be strong
I’ll try to take it all, even though it’s so hard
I see you in my dreams but when I wake up you are gone
Gone so soon


Night and day, I still feel you are close to me
And I remember you in every prayer that I make
Every single day may you be shaded by His mercy
But life is not the same, and it will never be the same
But I’m so thankful for every memory I shared with you
‘Cause I know this life is not forever


There were days when I had no strength to go on
I felt so weak and I just couldn’t help asking: “Why?”
But I got through all the pain when I truly accepted
That to God we all belong, and to Him we’ll return, ooh

Sumber

Sabtu, 02 Juni 2012

KOPAJA (Komunitas Peduli Anak Jalanan)



Kisah Perjalanan awal berjuang:  

Bismillahirrahmanirrahim
Teman-teman masih ingat dengan KPAJ Jakarta (Komunitas Peduli Anak Jalanan Jakarta)? Sekarang, singkatannya sudah direvolusi menjadi KoPAJA (supaya mudah disebut dan lebih akrab dengan nama Jakarta identik dengan angkutan umum “kopaja”). Dalam catatan kali ini, saya ingin berbagi sedikit cerita tentang proses usaha saya untuk mengembangkan KoPAJA.

Lebih dari seminggu yang lalu, saya menghubungi Kak Zaky, kakak kelas saya di MTs N 12 Jakarta. Lebih tepatnya, saya menghubungi Kak Hulaifah, istri Kak Zaky, yang sudah saya anggap kakak sendiri. Melalui pesan singkat saya menanyakan wilayah yang banyak anak jalanannya, namun belum mendapatkan pembinaan. Setelah banyak berbincang, Kak Hulai menyarankan saya untuk ikut bersamanya membina beberapa anak jalanan di Terminal Pulogadung yang sangat kekuranganvolunteer (relawan) perempuan.

Setelah mendapatkan bantuan jaringan dari Kak Hulai, saya niatkan untuk bisa berkunjung ke Pulogadung kamis lalu (27/10). Tapi, karena harus mempersiapkan kepergian saya ke luar kota, saya baru bisa menyempatkan diri ke sana kemarin, kamis 3 November 2011.

Setelah shalat ashar, saya dan seorang teman saya berangkat dari kampus menuju Terminal Pulogadung. Kami berdua turun di pasar sebelum terminal. Ternyata perjalanan masih cukup jauh untuk menuju terminal, lebih dari 500 meter. Karena belum mengenal lingkungan sana, saya menunggu Kak Hulai yang masih dalam perjalan di depan mini market. Kurang lebih setelah setengah jam kami menunggu, Kak Hulai datang dan langsung mengajak kami berdua menuju rumah salah seorang anak jalanan.

***

Kami menelusuri tepian pasar yang ada di dekat terminal. Lalu memasuki gang kecil yang berkelok. Di ujung gang, saat jalanan mulai melebar, Kak Hulai memperkenalkan kami dengan seseorang yang kami panggil Mbak Sumi. Kemudian, Mbak Sumi mengajak kami bertiga melewati gang kecil yang hanya bisa dilewati satu orang. Perlahan-lahan kami kehilangan matahari senja, kami menelusuri gang yang lebih sempit lagi, lebih sesak lagi. Hanya bau kotoran tikus yang tertangkap oleh hidung saya.

Di unjung gang, kami masuk ke sebuah rumah yang sangat sederhana. Di dalam ruangan yang hanya bisa diisi oleh kurang lebih enam orang dengan duduk melingkar, ada satu  lemari pakaian tanpa pintu, satu rak piring, dan dua dipan (satu untuk duduk atau tidur dan yang lain untuk meletakan perabotan rumah tangga).

Di dalam sana Kak Hulai memperkenalkan kami dengan penghuni rumah yang bernama Bu Mari, beliau sedang sakit saat kami datang. Sambil menunggu adzan maghrib, kami berbincang dan mengatakan maksud kedatangan kami ke sana, juga membicarakan apa yang akan kami lakukan selepas maghrib nanti.

Singkat cerita, ba’da maghrib saya dan yang lainnya berangkat ke rumah lain yang lebih luas. Di sana saya bertemu dengan beberapa teman anak jalanan lain yang ingin belajar mengaji. Jumlah mereka ada empat orang. Pertama, namanya Nada, seorang gadis yang masih duduk di bangku kelas tiga SMP, di suka sekali bercanda dan tertawa. Kedua, namanya Mbak Nida, wanita kurus dengan kulit gelap, yang ini sedikit malu-malu. Ketiga, Mbak Sumi, wanita kurus berkulit bersih yang sehari-harinya bekerja mengasuh anak tetangganya sendiri. Terakhir adalah pemilik rumah, namanya Mbak Nia, wanita lulusan SMA tahun 2007 yang pernah bekerja menjadi satpam.

***

Ini adalah pertemuan kedua mereka dengan Kak Hulai dalam kelas. Saya dan teman saya membantu Kak Hulai untuk mengajarkan baca tulis al-quran. Pelajaran hari ini adalah makhorijul huruf. Sebelum memulai pelajaran, Kak Hulai bertanya, “Nada dan mbak-mbak di sini tahu huruf hijaiyah kan?” Dengan spontan Mbak Sumi menjawab, “Saya mah gak tau tulisan Arab, Mbah Ulai. Ngaji aja seumur-umur kagak pernah.”

Saya benar-benar terkejut saat mendengar jawaban Mbak Sumi. Di usia yang kira-kira sebaya dengan Kak Hulai, ia belum mengenal huruf hijaiyah. Saat mendengar jawaban ini saya baru sadar kenapa saat maghrib tadi saya mengajak Mbak Sumi untuk shalat, ia hanya menjawab dengan senyuman sambil menggaruk-garuk kepala.

Saya tidak bisa membayangkan kepolosan Mbak Sumi yang mengakui bahwa dia belum pernah mengenal huruf hijaiyah sebelumnya. Bagaimana hidupnya selama ini? Tidakkah kedua orang tuanya mengajarkannya agama? Apakah kedua orang tua nya juga tidak mengenal al-quran? Apakah berarti kedua orang tuanya juga tidak shalat? Aiih, serentetan pertanyaan tiba-tiba menjejal di kepala saya.

Meskipun banyak celetukan yang membuat miris, proses belajar tetap belajar dengan lancar. Bahkan, penuh dengan warna. Ada Nada dengan gaya tertawanya yang membahana dan sering membuat saya terkejut. Mbak Sumi dengan kata khasnya “yassalam” setiap salah mengucapkan huruf atau ketika belum bisa juga mengucapkan ‘ain dan kho. Mbak Nida dan Mbak Nia yang cuma bisa senyum-senyum karena tidak bisa mengucapkan beberapa huruf. Seru!

Selesai mengajarkan makhorijul huruf dan member PR kepada teman-teman jalanan, kami memceritakan sebuah kisah tentang keislaman Ummu Sulaim. Di tengah keasikkan mendengarkan cerita, tiba-tiba hujan turun. Cukup deras. Mbak Sumi yang tidak menyadari hujan turun langsung terkejut saat tubuhnya terasa dingin dan dia langsung meminta izin untuk pulang lebih dulu karena takut atap rumahnya bocor.

Indah. Dari balik deretan bus terminal Pulogadung inilah aku menemukan momen indah di awal bulan ini. Mengenal Nada yang selalu tersenyum, Mbak Sumi yang blak-blakkan tapi malu-malu. Mbak Nida dan Mbak Nia yang lebih banyak diam tapi lucu. Beberapa jam sebelum bertemu mereka, saya masih tidak bisa menerka bahwa teman-teman yang akan saya temui adalah seperti mereka, teman-teman yang memiliki semangat luar biasa meskipun di lain sisi banyak yang melihat kekurang mereka.

Ah, banyak cerita bersama mereka yang tidak dapat saya tuangkan dalam kata-kata melalui catatan ini. Entahlah, terlalu indah bersama mereka. Dalam “ruang kelas dadakan” ini, saya menemukan sejumput kasih sayang yang berbeda kepada mereka yang belum saya kenal seutuhnya. Kasih sayang ini datang tiba-tiba. Kalian tahu?  Seperti ada embun yang metes di pipiku. Tes… Dingin seketika, tapi tidak menggigit. Dinginnya menyejukkan. Membuat mata pagi mebelalak. Segar. Lalu perahan embun itu menguap. Tidak menimbulkan panas. Tapi hangat yang menyuburkan semangat.

Ini baru dunia yang luar biasa!

Begitulah aku membatin sepanjang pertemuan dengan mereka. Bukan seberapa besar materil atau moril dalam memberi, tapi sebuah keistiqomahan yang lebih penting dari sederat angka nol dalam rupiah.

Oh iya. Saudara-saudariku, perlu kita sadari bersama bahwa sejatinya mereka tidak membutuhkan belas kasihan dari orang yang merasa lebih dari mereka, tapi kasih sayang dari kita dan rangkulan yang setara dan sederajatlah yang mereka butuhkan.

This is my exceptional live. Where is yours?

-Fatul-
Tanah Merah-Ruang Hijau
Jumat pagi, 4 November 2011



Berawal dari seorang akhwat yang luar biasa, Lisfatul Fatinah Munir dengan sebuah impiannya, dia mampu mendirikan sebuah lembaga komunitas anak-anak jalanan. Yang melihat betapa mirisnya kehidupan anak-anak bangsa yang terpinggirkan oleh pesatnya teknologi dan peradaban zaman. Dengan bermodalkan tekad,  dia berusaha sekuat mungkin dengan mengajak sebagian orang-orang yang tergerak hatinya untuk bersama-sama membangun komunitas tersebut di salahsatu jejaring sosial bernama facebook,  Lisfah dan teman-teman mulai menyusun rancangan berbagai pondasi kegiatan sekaligus launching.


Berbagai usaha telah dilalui, jatuh bangun semangat mereka telah merasakannya. mengadakan berbagai survey tempat guna untuk menampung perkiraan daerah mana yang akan dibina dan di bimbing oleh KOPAJA (Komunitas Peduli Anak Jalanan). Berdasarkan informasi dari salahsatu sahabat/anggota KOPAJA, Lisfah dan teman-teman mengesahkan bahwa akan ada kegiatan BAKSOS di daerah apak pemulung, Kp. Sawah, Jl. Pandan, Gandaria-Kebayoran Baru Jakarta Selatan pada tanggal 15 April 2012, yang sekaligus launching awal perkenalan KOPAJA kepada masyarakat setempat khususnya anak-anak jalanan setempat.


Di bawah naungan Mushola yang cukup sederhana, yang berdiri di sekitar pemukiman tersebut, KOPAJA, mengadakan BAKSOS, dan mulai mendata anak-anak yang usianya masih kisaran 5-8 tahun ke atas akan dibina pada setiap ahadnya. Masukan demi masukan KOPAJA mulai berkembang pesat, anak-anak mulai rutin dibina dan diasuh penuh kasih sayang, KOPAJA bagaikan rumah kedua bagi anak-anak jalanan yang kabarnya sering mangkal di daerah Blok M ini.


Ahad yang indah, pagi-pagi anak-anak begitu ceria mendatangi Mushola guna ingin segera bertemu dengan Kakak-kakak dari KOPAJA. Dengan berbusana muslim/ah (pakaian sumbangan dari rekan-rekan KOPAJA) sungguh membuat mereka sangat menawan, nampak kebahagiaan terpancar darti raut wajah mereka, walau kadang begitu manja dan ingin dimanjakan. Sangat menggemaskan. :)







Membaca, menulis, menghitung dan menggambar adalah kegiatan favorit mereka yang sungguh ingin terus belajar. Dengan asuhan sahabat-sahabat KOPAJA yang membimbing penuh ceria, anak-anak pun berkembang pesat, menjadi putra-putri bangsa yang cerdas, pintar, dan berprestasi, walau masih sekadar memperlihatkan karyanya kepada kami. Pada kenyataannya kebanyakan dari mereka belum mengenyam pendidikan bangku sekolah sedikit pun.


Saya adalah salahsatu relawan KOPAJA merasa terenyuh akan melihat kegigihan akan keingintahuan, keinginan akan terus belajar. Harapan saya pada KOPAJA, semoga anak-anak mampu meraih prestasi dan cita-citanya. Dalam benak mereka masih tersimpan harapan untuk menjadi seorang yang berguna bagi masyarakat dan negara ini. Di tangan merekalah peradaban baru akan terbangun. Untuk itulah kami berharap, sahabat-sahabat Blogger, dan saudara/i seiman dan sehati, untuk mengulurkan bantuan dana atau pun itu dengan ikhlas dan tulus untuk membantu pendidikan mereka.


Bagi yang ingin membantu atau bergabung menjadi anggota/relawan, silahkan bergabung ke Group KOPAJA di : http://www.facebook.com/groups/249396828440850/


Atau bisa hubungi lebih lanjut ke saudara/i:


* Lisfah: 085717892235
(Facebook Lisfatul Fatinah Munir)
http://www.facebook.com/lisfatul.fatinah.munir




*Bagas Triyatmojo: 085694040289
(Facebook Bagas Triyatmojo)
http://www.facebook.com/bagas.triyatmojo



Download Nasyid Terbaru Ryan Setya - KetentuanMu (Highly Recommended)


Satu lagu talenta anyar mewarnai blantika nasyid nusantara. Here we go! Perkenalkan Ryan Setya solois yang juga personil dari tim nasyid GlanzVote (asuhan ANN DKI). Ryan sempat menempuh pendidikan di HTWG Konstanz, Jerman. Keren ya! Saat ini ia juga bekerja di salah satu perusahaan asal Jerman.


Debut Ryan Setya dengan single fresh ‘KetentuanMu’ patut diacungi jempol. Dengan warna suara yang ciamik dan teknik vocal yang mumpuni menjadikan lagu ‘KetentuanMu’ layak menjadi koleksi Anda. Apalagi aransemen Pop R&B dalam lagu ini matching banget dengan karakter vocal Ryan. Vokalnya mirip perpaduan menarik antara Joeniar Arief dan Haris Isa. Hebatnya, selain mahir bernyanyi Ryan juga piawai menciptakan lagu-lagu nasyid.


Uniknya, pesan yang disampaikan dalam nasyid ini adalah testimoni kegalauan hati akan penantian seorang pendamping untuk mengarungi bahtera rumah tangga islami. Lumayan bisa menambah playlist nasyid pernikahan. Hehe.


At Last, semoga nasyid baru berjudul "Ketentuan-Mu" yang direkam di Studio Bambu Digital Recording (organized by Bang Ramdhan) ini mampu memperkaya khazanah nasyid nusantara.


Ayo lengkapi koleksi Anda dengan nasyid fresh rekomendasi ini halal & gratiss
Download Nasyid Terbaru Ryan Setya - KetentuanMu







Lirik Nasyid Terbaru ‘KetentuanMu’ Ryan Setya


Aku bersyukur padaMu Rabbi
Atas keimanan dan nafas ini
Namun hati tak mampu ingkari
Kadang letih kurasakan hidup sendiri


Wahai pemilik cinta sejati
Semoga Engkau dengar doa ini
Dalam penantian panjang selama ini
Untuk menunaikan perintah Illahi


reff:
Dan bila ketentuanMu tiba
Pertemukanlah hamba dengan dirinya
Dalam satu ikatan yang suci
Dan kasih sayang yang kau berkahi


Namun bila kesempatan itu
Belum jua Kau beri padaku
Kan kutitipkan ia padaMu
Karena kuyakin akan janjiMu


Nasyid Kelas Internasional: Raef - I'm Yours (Cover Jason Mraz)




Satu lagi nasyid baru cover (garapan ulang) dari lagu hit internasional 'I'm Yours' Jason Mraz dinyanyikan dalam balutan Islami dengan titel 'Rabbe, I'm Yours'. Jelas Raef mendedikasikan diri sebagai musisi nasyid yang mengubah lagu-lagu 'pop' yang sempat hit dengan lirik islami.

Setelah sukses dengan karya 'cover remake' sebelumnya 'With You' (Chris Brown), Raef kini hadir dengan nuansa akustik yang tidak kalah dengan penyanyi aslinya Kang Jason Mraz. Layak menjadi koleksi Anda.






Lirik Nasyid Terbaru Raef - Rabbee I'm Yours


Well I've done-done wrong and you bet I felt it
I tried to be chill but it was so hot that I melted
I fell right through the cracks
And I'm trying to get back!
Before the cool done run out
and I'll be giving it my bestest
And nothing's going to help me but divine intervention
I reckon it's again my turn...to win some or learn some!
So I won't hesitate no more, no more
This cannot wait, I'm Yours! Rabbee I'm Yours!!


Well open up your mind and see like me
Open up your plans and man, you're free!
Open up your heart and you'll find love, love, love :)
Listen to my music and maybe sing with me?
I love peaceful melodies
It's our God-forsaken right to be loved, loved, loved, loved, loved!


So I won't hesitate no more, no more
This cannot wait I'm sure
There's no need to complicate
Our time is short
This is our fate, Rabbee! Rabbee! I am Yours!


I've been spending way too long checking my tongue in the mirror
And bending over backwards just to try to see it clearer
and my breath fogged up the glass
So I drew a new face and laughed :D
I guess what I be saying is there ain't no better reason,
to rid yourself of vanities and just go with the season
It's what we aim to do
Our name is our virtue!


So I won't hesitate no more, no more
This cannot wait I'm sure
There's no need to complicate
Our time is short
This is our fate, Rabbee! Rabbee! I am Yours!
Rabbee, Rabbee, I am Yours!
Rabbee, Rabbee, I am Yours!
Oh, Rabbee, Rabbee, I am Yours!


WEB KOPAJA (Komunitas Peduli Anak Jalanan)

Recent Coment

KOPAJA (Komunitas Peduli Anak Jalanan)

KOPAJA (Komunitas Peduli Anak Jalanan)
Bagi yang ingin mengulurkan tangan sebagai donatur, silahkan kunjungi grup dan bergabung (Klik Gambar)
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More