About this blog

TENTANG KOPAJA (KOmunitas Peduli Anak JAlanan)

KOPAJA (Komunitas Peduli Anak Jalanan) adalah komunitas yang bergerak dalam memanusiakan anak jalanan melalui pendidikan dan program-program pemberdayaan.

Pesantren Kilat Anak Jalanan (KOPAJA)

Komunitas Peduli Anak Jalanan (KOPAJA) memiliki salah satu misi untuk meningkatkan kualitas iman dan taqwa anak jalanan. Melalui misi KOPAJA yang satu ini kami mengajak dan merangkul seluruh masyarakat .

Tampilkan postingan dengan label review. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label review. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 Juli 2013

Persembahan Cinta (Dari Sahabat Kopaja Äisyah Lsety Lina")

Setiap hela nafas terbias bahagia
Menghirup aroma kebaikan yang makin dekat tercerna
Rintik gerimis kesyukuran pun mengalir penuh suka
Mendamba diri selalu bersama kalian di jalan-Nya



Teruntuk Sahabat sahabat Seperjuangan:


 

Hujan masih berbaris, menunggu waktu untuk menyapa penghuni bumi dengan senyum terindah yang mereka punya. Saya tertegun menatap satu persatu lembar demi lembar foto yang tersimpan rapi dalam memori.

Setahun lalu, kita tak pernah berkata sama. Setahun lalu, Saya, Anda, dia, mereka, masih berpencar dalam pendar menuju-Nya. Titik titik kesyukuran menyeruak setelah perlahan kita menjadi sebuah ikatan dalam setangkai mawar persahabatan. Membentuk komunitas, dalam kesamaan visi memajukan pendidikan anak anak terpinggirkan.

Saya bersyukur Allah mempertemukan kita dalam naungan ukhuwah dan jalan yang sama. Kita yang tadinya tak saling mengenal. Kita yang tadinya mungkin saja pernah berpapasan, dan tak pernah bertegur sapa, akhirnya berjalan beriringan menuju keridhoan-Nya lewat anak anak kecil bermata telaga itu.

Kalian, komunitas yang insya Allah akan selalu dianugerahi rahmat, berkah, dan hikmah hingga nanti, entah apakah kita masih bisa begini atau berpisah pada masanya. Dan yakinlah pada suatu pendapat, bahwa sebenarnya kita telah berteman jauh sebelum kita menyadarinya.

Ya, kita sudah ditautkan dalam untaian pertemanan oleh Allah, mungkin dalam Lauhul Mahfudz, dicatat dengan indah untuk mengemban amanah membimbing anak anak kecil bermata telaga itu menuju kehidupan yang lebih baik. :')

Alhamdulillah. Berjuta sujud tak mampu melukiskan betapa hebat takdir Allah mempertemukan kita dalam pertemuan yang indah, kisah yang indah, dan insya Allah, persahabatan yang indah hingga ke jannah-Nya. Aamiiin.

Terima kasih, atas kesempatan yang Engkau berikan, duhai Penguasa Hati, agar menjaga hati kami dengan menjaga hati hati kecil lainnya untuk berjalan di jalan yang Kau ridhai. Semoga amanah ini bisa kami tunaikan dan kami laksanakan dengan baik. :')

Teruntuk kalian, sahabat sahabat seperjuangan. Terima kasih atas semuanya. Maaf, tidak bisa saya ungkapkan dengan kata kata. Kalian mengajarkan begitu banyak hal pada diri yang papa ini. Tentang arti menerima, memberi, berbagi, dan peduli, menjaga hati, meluruskan hati, dan memelihara diri dari yang tak seharusnya melekat dalam nurani.:')




Keep istiqomah di jalan ini ya, sahabat sahabat pengajar di KOPAJA. Mungkin ini jejak yang bisa saya tinggalkan, dan mungkin bisa jadi kenang kenangan saat kita ditakdirkan berpisah untuk sebuah skenario lain yang lebih indah dari Allah.:')

Teruntuk adik adikku, Anak Anak Kecil Bermata Telaga

 



Belum menulis, dan air mata sudah mengalir mengingat betapa bahagia mata kalian melihat kedatangan kami. Membawa setitik kecil ilmu yang mungkin bisa membawa kalian menuju kehidupan yang lebih baik, khususnya di bidang pendidikan.

Bahkan, hujan deras pun kadang tak menyurutkan langkan menuju mushala kecil di lapak pemulung tempat kalian menimba ilmu bersama kami. Mushala kecil di rumah kalian, Lapak Pemulung.

Hati terenyuh mengingat betapa seorang Asep yang tadinya ngotot tidak mau ngaji, akhirnya luluh, dan berani belajar a ba ta tsa. Sementara teman teman lain yang berumur di bawahnya sudah sampai iqra' 3 sampai 6. Tidak malu untuk bertanya huruf Alif seperti apa. Tidak sungkan meminta bantuan membacakan surat pendek agar bisa dihafal saat shalat, karena ia selama ini malu bertanya kepada orang lain.:')

Tekad hati untuk jeda dan perlahan menjauh untuk menyiapkan diri agar siap berpisah dengan kalian pun runtuh mendengar cerita teman teman lain tentang tingkah polah kalian selama PKBM berlangsung. Kadang lucu, menggemaskan, atau kadang menyebalkan. Yah, itulah dunia kalian. Dunia anak anak. Dan diri harus mengakui, diri ini belum bisa meninggalkan kalian, pergi begitu saja tanpa pamit dan kesan mendalam.

Saya masih mencintai dunia kalian. Dunia yang berisi anak anak kecil bermata telaga penuh pengharapan bahwa diri dan teman teman pengajar lain adalah seorang pahlawan. Yah, pahlawan. Setidaknya pahlawan untuk membuat pendidikan lahir dan batin kalian menjadi sedikit lebih baik. 

Bukan banyak? Belum. Kami memang belum bisa memberikan banyak. Karena yang bisa memberikan banyak hanyalah Allah. Kami hanya ingin mengatakan, betapa kalian telah terlanjur mengakar dalam hati, sebagai sebuah intan yang harus kami jaga, kami bimbing, dan kami bantu semampu kami menjadi insan yang bermanfaat. Untuk siapa saja yang membutuhkan kalian di masa depan.

Teruntuk kalian, anak anak kecil bermata telaga. Yakinlah, kami akan tetap bertahan, terus berjuang membantu usaha kalian mengejar cita dan cinta. Tak perlu muluk mengharap duniawi. Mari bersama saja agar kita bisa menjadi manusia pilihan yang bermanfaat untuk sesama. Dengan peduli. Dengan kasih. Dan dengan ilmu yang kita punya nanti.

Semoga kalian bisa menularkan setetes ilmu yang tak seberapa dari kami kepada adik adik kalian. Anak anak kalian, dan siapapun yang membutuhkan.

Adik adik, catatan ini adalah memoar rasa seorang kakak untuk adiknya yang selalu menatap dengan polos. Sebening telaga. Yang mana kalian selalu mengharap limpahan ilmu penuh suka. Meski kadang kalian tak pernah tahu, betapa tak sabar kami menunggu hari minggu untuk bertemu muka dengan kalian anak anak bermata telaga.:')

Hari ini, saya buatkan catatan te
rindah, tentang saya, Anda, dia, mereka, yang telah menjadi satu dalam KITA. Inilah persembahan cinta di hari penuh cinta. 






*Segi Empat Jakarta, Jeda Rasa, 23713sts

 

Selasa, 23 Juli 2013

Album terbaru ke 3 Edcoustic - L O V E (Official Album Preview) 2013


 Video

Lirik Kau Ditakdirkan Untukku- Inteam ft. Suhaimi & Aden Edcoustic (prelistening version) 
terucap syukurku
aku memilihmu
tuk menjadi teman 
hidup setia selamanya
belahan hati ini
kini telah terisi
aku dan dirimu
mengngikat janji bahagia
dan berlayarlah kita renda keluarga
merentas hidup bersama
aku bahagia 
ku dipertemukan belahan jiwaku
Tuhan bersatukan kami untuk selamanya
hingga bahagia di surga-Mu
pegang tanganku
tataplah mataku
engkau ditakdirkan untukku
ikatan suci ini 
selalu ku kan jaga
meniti sakinah
penuh kasih sayang dan rahmat-Nya

Rabu, 20 Juni 2012

Pesantren Kilat Anak Jalanan (KOPAJA)


Komunitas Peduli Anak Jalanan (KOPAJA) memiliki salah satu misi untuk meningkatkan kualitas iman dan taqwa anak jalanan. Melalui misi KOPAJA yang satu ini kami mengajak dan merangkul seluruh masyarakat dari berbagai lapisan untuk turut serta berpartisipasi dalam acara “Pesantren Kilat Ramadhan; Silaturahmi Anak Negeri Menuju Titian Kasih Ilahi”. Kegiatan ini membawa anak-anak jalanan untuk lebih mengenal ciptaan Allah melalui alam dan memupuk tali silaturahmi antar anak jalanan melalui konsep pesantren. Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak jalanan mampu merasakan kebersamaan Ramadhan yang sesungguhnya dan mau lebih mengenal Allah.

Insya Allah kegiatan ini akan dilaksanakan pada:
Hari, Tanggal : Sabtu-Ahad, 28-29 Juli 2012
Waktu : Pukul 10.00-selesai
Tempat : Villa Kathronan
Alamat : Megamendung, Bogor


Bentuk kegiatan yang kami lakukan kali ini berupa Pesantren Kilat dengan berbagai acara yang mampu menumbuhkan sikap peduli dan kompetitif, seperti pemberian materi utama, games edukatif, dan lomba-lomba islami.

Donasi donatur dapat disalurkan ke rekening di bawah ini:
- BRI 426501004118536 a.n. Neng Sri Mardiani
- BSM 7036336425 a.n. Neng Sri Mardiani
- BNI 0135962534 a.n. Lina Setyaningsih
- BCA 6010173581 a.n. Firdhaushia Razaq Karim


CP: Lisfatul Fatinah (085717892235), Ahmad Hubbani (08979714248)

TENTANG KOPAJA (KOmunitas Peduli Anak JAlanan)







KOPAJA (Komunitas Peduli Anak Jalanan) adalah komunitas yang bergerak dalam memanusiakan anak jalanan melalui pendidikan dan program-program pemberdayaan.

KOPAJA berdiri pada 8 April 2012 dengan semangat berbagi dan peduli yang dimulai dari perteman sesama pengurus yang mulanya hanya saling kenal di Facebook.

Visi:
Menjadikan anak jalanan (pengamen, pemulung, termasuk fakir miskin dan anak yatim) pribadi yang pembelajar dan generasi yang layak unggul di masyarakat.

Misi:
1. Meningkatkan kualitas iman dan taqwa pada diri anak jalanan.
2. Meningkatkan kualitas moral anak jalanan.
3. Meningkatkan budaya baca tulis di kalangan anak jalanan.
4. Memberikan layanan pendidikan formal dan nonformal kepada anak jalanan.
5. Memberikan program-program sosial kepada anak jalanan.

Tujuan:
Memanusiakan dan memberikan hak-hak anak jalanan sebagaimana anak-anak pada umumnya.

Kesekretariatan KOPAJA Pusat:
Jl. Kemanggisan Ilir III RT 007 / RW 013, No. 18B,
Palmerah, Jakarta Barat, 11480

No. Rekekening donasi:
BRI a.n. Lisfatul Fatinah 038201014372506
BSM a.n. Erni anggraini 0867044140

Sabtu, 02 Juni 2012

Download Nasyid Terbaru Ryan Setya - KetentuanMu (Highly Recommended)


Satu lagu talenta anyar mewarnai blantika nasyid nusantara. Here we go! Perkenalkan Ryan Setya solois yang juga personil dari tim nasyid GlanzVote (asuhan ANN DKI). Ryan sempat menempuh pendidikan di HTWG Konstanz, Jerman. Keren ya! Saat ini ia juga bekerja di salah satu perusahaan asal Jerman.


Debut Ryan Setya dengan single fresh ‘KetentuanMu’ patut diacungi jempol. Dengan warna suara yang ciamik dan teknik vocal yang mumpuni menjadikan lagu ‘KetentuanMu’ layak menjadi koleksi Anda. Apalagi aransemen Pop R&B dalam lagu ini matching banget dengan karakter vocal Ryan. Vokalnya mirip perpaduan menarik antara Joeniar Arief dan Haris Isa. Hebatnya, selain mahir bernyanyi Ryan juga piawai menciptakan lagu-lagu nasyid.


Uniknya, pesan yang disampaikan dalam nasyid ini adalah testimoni kegalauan hati akan penantian seorang pendamping untuk mengarungi bahtera rumah tangga islami. Lumayan bisa menambah playlist nasyid pernikahan. Hehe.


At Last, semoga nasyid baru berjudul "Ketentuan-Mu" yang direkam di Studio Bambu Digital Recording (organized by Bang Ramdhan) ini mampu memperkaya khazanah nasyid nusantara.


Ayo lengkapi koleksi Anda dengan nasyid fresh rekomendasi ini halal & gratiss
Download Nasyid Terbaru Ryan Setya - KetentuanMu







Lirik Nasyid Terbaru ‘KetentuanMu’ Ryan Setya


Aku bersyukur padaMu Rabbi
Atas keimanan dan nafas ini
Namun hati tak mampu ingkari
Kadang letih kurasakan hidup sendiri


Wahai pemilik cinta sejati
Semoga Engkau dengar doa ini
Dalam penantian panjang selama ini
Untuk menunaikan perintah Illahi


reff:
Dan bila ketentuanMu tiba
Pertemukanlah hamba dengan dirinya
Dalam satu ikatan yang suci
Dan kasih sayang yang kau berkahi


Namun bila kesempatan itu
Belum jua Kau beri padaku
Kan kutitipkan ia padaMu
Karena kuyakin akan janjiMu


Nasyid Kelas Internasional: Raef - I'm Yours (Cover Jason Mraz)




Satu lagi nasyid baru cover (garapan ulang) dari lagu hit internasional 'I'm Yours' Jason Mraz dinyanyikan dalam balutan Islami dengan titel 'Rabbe, I'm Yours'. Jelas Raef mendedikasikan diri sebagai musisi nasyid yang mengubah lagu-lagu 'pop' yang sempat hit dengan lirik islami.

Setelah sukses dengan karya 'cover remake' sebelumnya 'With You' (Chris Brown), Raef kini hadir dengan nuansa akustik yang tidak kalah dengan penyanyi aslinya Kang Jason Mraz. Layak menjadi koleksi Anda.






Lirik Nasyid Terbaru Raef - Rabbee I'm Yours


Well I've done-done wrong and you bet I felt it
I tried to be chill but it was so hot that I melted
I fell right through the cracks
And I'm trying to get back!
Before the cool done run out
and I'll be giving it my bestest
And nothing's going to help me but divine intervention
I reckon it's again my turn...to win some or learn some!
So I won't hesitate no more, no more
This cannot wait, I'm Yours! Rabbee I'm Yours!!


Well open up your mind and see like me
Open up your plans and man, you're free!
Open up your heart and you'll find love, love, love :)
Listen to my music and maybe sing with me?
I love peaceful melodies
It's our God-forsaken right to be loved, loved, loved, loved, loved!


So I won't hesitate no more, no more
This cannot wait I'm sure
There's no need to complicate
Our time is short
This is our fate, Rabbee! Rabbee! I am Yours!


I've been spending way too long checking my tongue in the mirror
And bending over backwards just to try to see it clearer
and my breath fogged up the glass
So I drew a new face and laughed :D
I guess what I be saying is there ain't no better reason,
to rid yourself of vanities and just go with the season
It's what we aim to do
Our name is our virtue!


So I won't hesitate no more, no more
This cannot wait I'm sure
There's no need to complicate
Our time is short
This is our fate, Rabbee! Rabbee! I am Yours!
Rabbee, Rabbee, I am Yours!
Rabbee, Rabbee, I am Yours!
Oh, Rabbee, Rabbee, I am Yours!


Rabu, 09 Mei 2012

Sami Yusuf - Forgotten Promises

We passed the 1 Million mark. If you believe we share the same soul and land and that we are ONE humankind then please share this:
http://www.youtube.com/watch?v=FKV2oeS4vw8

Support www.LiveFeedAfrica.org #LiveFeed






Senin, 26 Desember 2011

Listening nasyid Ali Sastra - Do'aku





Penampilan Ali Sastra di konser eksklusif Edcoustic, sabtu lalu (24/12/2011), mendapat sorotan luar biasa dari penonton yang hadir. Solois asal Bogor ini tampil memukau saat menyanyikan lagu terbaru Aden berjudul AZALIA.


Ali Sastra memulai debut kariernya lewat single Doaku ditahun 2010. Single ini ada di album Kompilasi Solo Religi Terpilih produksi Forte Record. Ia kemudian bergabung di Aden Agency awal 2011, dan kini pria berusia 22 tahun ini tengah menyiapkan single Azalia yang akan rilis 2012 nanti.


Azalia merupakan theme song novel yang juga ditulis oleh Aden. Lagu ini menceritakan tentang keindahan bunga Azalia yang tumbuh hanya disebagian dataran tinggi didunia. Pada konser Edcoustic lalu yang digelar di Daarut Tauhid Bandung, Azalia untuk pertama kalinya diperkenalkan ke publik lewat suara khas Ali Sastra.


Keberhasilan Ali membawakan lagu ini menjadi buah bibir para penonton yang hadir. Talentanya memang tidak diragukan, wajar jika banyak yang memprediksinya sebagai rising star berikutnya didunia nasyid. Untuk lebih dekat dengan Ali, silahkan klik www.facebook.com/alisastraindonesia dan ikuti terus perkembangan proses single Azalianya.


Sumber : Edcoustic.wordpress







Listening - Doaku :



ComScore

Senin, 05 Desember 2011

Listening nasyid terbaru Fachmi Feat Dodi Hidayatullah (Nahawan) "Karena Hanya Bunda"





Alhamdulillah lagu "Karena Hanya Bunda " oleh Dodi Nahawan dari Bandung ini sudah bisa didengarkan di fanpage ini atau di request di radio2 islam kesayangan anda....

Untuk mengetahui kabar trkini dari kang Dodi nahawan, bisa dilihat di Fanpage Facebooknya di : Fanpage Dodi Hidayatullah (Nahawan)


Lirik : 

Tak pernah sanggup aku untuk kehilangan dirimu
Engkau tetaplah di sini menemani aku
Hanya engkaulah yang tulus menjagaku selamanya
Tak penah menginginkan aku sakit dan terluka

Kau yang selalu menghapuskan semua air mataku saat aku menangis
Kau yang selalu berdoa buatku, selalu untukku

Karena hanya Bunda yang mau mengerti
Menerimaku tulus apa adanya

Tuhan sayangilah bundaku tercinta
Bahagiakanlah Bundaku



Bahagiakanlah..
Lindungilah Bundaku...



Bagi yang ingin mendengarkan lagunya, : 




ComScore

Selasa, 01 November 2011

Lagu Negeri 5 Menara "Man Jadda Wa Jadda"

Kapan kita bisa berkumpul seperti ini lagi?
Ahmad Fuadi yang berperan sebagai Alif di novel itu berkisah, ia tak menyangka dan tak percaya bisa menjadi seperti sekarang ini. Pemuda asal Desa Bayur, Maninjau, Sumatera Barat itu adalah pemuda desa yang diharapkan bisa menjadi seorang guru agama seperti yang diinginkan kedua orangtuanya. Keinginan kedua orangtua Fuadi tentu saja tidak salah. Sebagai “amak” atau Ibu kala itu, menginginkan agar anak-anaknya menjadi orang yang dihormati di kampung seperti menjadi guru agama.

“Mempunyai anak yang sholeh dan berbakti adalah sebuah warisan yang tak ternilai, karena bisa mendoakan kedua orangtuanya mana kala sudah tiada,” ujar Ahmad Fuadi mengenang keinginan Amak di kampung waktu itu.

Namun ternyata Fuadi alias Alif mempunyai keinginan lain. Ia tak ingin seumur hidupnya tinggal di kampung. Ia mempunyai cita-cita dan keinginan untuk merantau. Ia ingin melihat dunia luar dan ingin sukses seperti sejumlah tokoh yang ia baca di buku atau mendengar cerita temannya di desa. Namun, keinginan Alif tidaklah mudah untuk diwujudkan. Kedua orangtuanya bergeming agar Fuadi tetap tinggal dan sekolah di kampung untuk menjadi guru agama. Namun berkat saran dari ”Mak Etek” atau paman yang sedang kuliah di Kairo, akhirnya Fuadi kecil bisa merantau ke Pondok Madani, Gontor, Jawa Timur. Dan, disinilah cerita kemudian bergulir. Ringkasnya Fuadi kemudian berkenalan dengan Raja alias Adnin Amas, Atang alias Kuswandani,Dulmajid alias Monib, Baso alias Ikhlas Budiman dan Said alias Abdul Qodir.

Kelima bocah yang menuntut ilmu di Pondok Pesantren Gontor ini setiap sore mempunyai kebiasaan unik. Menjelang Azan Maghrib berkumpul di bawah menara masjid sambil melihat ke awan. Dengan membayangkan awan itulah mereka melambungkan impiannya. Misalnya Fuadi mengaku jika awan itu bentuknya seperti benua Amerika, sebuah negara yang ingin ia kunjungi kelak lulus nanti. Begitu pula lainnya menggambarkan awan itu seperti negara Arab Saudi, Mesir dan Benua Eropa.

Melalui lika liku kehidupan di pesantren yang tidak dibayangkan selama ini, ke lima santri itu digambarkan bertemu di London, Inggris beberapa tahun kemudian. Dan, mereka kemudian bernostalgia dan saling membuktikan impian mereka ketika melihat awan di bawah menara masjid Pondok Pesantren Gontor, Jawa Timur.

Belajar di pesantren bagi Fuadi ternyata memberikan warna tersendiri bagi dirinya. Ia yang tadinya beranggapan bahwa pesantren adalah konservatif, kuno, ”kampungan” ternyata adalah salah besar. Di pesantren ternyata benar-benar menjujung disiplin yang tinggi, sehingga mencetak para santri yang bertanggung jawab dan komitmen. Di pesantren mental para santri itu ”dibakar” oleh para ustadz agar tidak gampang menyerah. Setiap hari, sebelum masuk kelas, selalu didengungkan kata-kata mantera ”Manjadda Wajadda” jika bersungguh-sungguh akan berhasil.  
http://ghaza18.abatasa.com/post/detail/11678/sinopsis-buku-negeri-5-menara


Download Di sini!

Kamis, 18 Agustus 2011

Listening Nasyid Baru edCoustic feat. Fika - 7 Surga




Sahabat, ini dia karya terbaru dari grup nasyid papan atas negeri ini, edCoustic. Singel bertitel '7 Surga' dibawakan edCoustic bersama kang Fika. Sahabat, bisa mendapatkan lagu ini dalam album kompilasi 'Keimananku' yang baru saja rilis Agustus tahun ini.






Berikut lagu yang bisa didengarkan melalui player resmi edCoustic>



ComScore


Lirik Nasyid Terbaru edCoustic feat.Fika - 7 Surga





Kumandang cinta bergema hingga kehati


Lafaz lafaz asmara memanggil jiwa yang rapuh


Rapuhnya aku Kau maha tahu


Pagi siang malam dunia yang kutuju


Saat kujatuh baru kusadar Kau lah segalanya


Reff:


Tuhan kuangkat kedua tanganku


Sudikah Engkau menerima cintaku


Berdarah-darah akan kutempuh


Menggapai tarikat cintaMu






Tujuh surga pun aku tak pantas


Menerima diri yang bersimbah dosa


Kuharap cinta dan ampunanMu


Setinggi arasy-Mu seluas semesta cinta

Sabtu, 08 Januari 2011

Kutunggu Kamu di Pelaminan (review)


Bukan keputusan mudah untuk menikah muda. Apalagi disaat-saat sedang sibuk menuntut ilmu.  begitulah yang sedang dialami Ninda seorang mahasiswi muslimah, ketika berawal dari datangnya surat dari hanafi, seniornya di aktivis dakwah masjid, menyatakan ketertarikannya kepada Ninda. Hanafi sendiri pasrah atas jawaban Ninda atas surat yang dikirimkannya itu.
 
Buku ini begitu lugas menceriakan perjalanan Ninda mencari jawaban atas cintanya kepada
Hanafi, sekaligus mengajak kita melihat gambaran realita yang terjadi dikalangan pergaulan anak remaja di zaman sekarang, dan juga merupakan jawaban bagi yang masih ragu untuk menikah di usia muda, karena pergolakan batin antara naluri cinta terhadap lawan jenis yang berujung kepada hawa nafsu. Tidak disangka lagi problem inilah yang menjadi dilematis bagi kalangan remaja yang ingin menjaga kesucian hati dan iman dalam perjalanan cintanya.

Kutunggu Kamu di Pelaminan membahas tentang keyakinan diri tentang keputusan untuk menikah pada saat dalam masa jenjang pendidikan, serta mendalami akan perbedaan budaya fikir seorang tentang arti menikah muda. Buku yang begitu tebal, namun terisi dengan tulisan sangat sederhana serta komunikasi yang mudah dicerna oleh daya fikir kita.

Penulis sendiri mengakui, buku ini sebenarnya bukan sebuah novel, melainkan sebuah artikel yang membahas tentang pernikahan muda di kalangan remaja. tetapi penulis mengubahnya menjadi bahan bacaan yang sungguh dinikmati oleh kalangan siapapun, menjadikannya sebuah alur cerita yang terlihat sangat menarik agar tidak terlihat formal, walau di dalam buku ini kebanyakan membahas hadist serta Al-Qur'an yang membahas tentang pernikahan.

Dalam buku ini penulis sebenarnya mengajak kita berdialog dalam permasalahan di buku ini. disetiap lembarannya, ditekankan pada dialog yang dikemas dengan sangat mudah dipahami. Apalagi mencampurkan keyakinan, komitmen dalam hidup, guna menghilangkan keraguan  untuk menunda pernikahan dengan berbagai alasan, khususnya perbedaan ideologis akan prinsip hidup masing-masing. Jadi sangat disayangkan kalau buku ini dilewatkan begitu saja. karena dalam buku ini, semua pertanyaan akan pergaulan remaja baik dikalangan biasa maupun dikalangan aktivis dakwah, dan keraguan dalam masalah nikah muda terjawab semua disini.

WEB KOPAJA (Komunitas Peduli Anak Jalanan)

Recent Coment

KOPAJA (Komunitas Peduli Anak Jalanan)

KOPAJA (Komunitas Peduli Anak Jalanan)
Bagi yang ingin mengulurkan tangan sebagai donatur, silahkan kunjungi grup dan bergabung (Klik Gambar)
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More