About this blog

Selasa, 23 Juli 2013

Puisi, Belum tau judulnya....

Kata "Selamat tinggal " adalah kata yang tidak pantas seharusnya terlontar,
Bersama Angin berlalu hati ini terbawa suasana pantai,
Deburan ombak itu sedang bercerita mengenai kerasnya kehidupan,
Datang perlahan namun keras menerpa bebatuan hingga terkikis,
Hanya bebetuan yang kokoh saja yang mampu mempertahankan bentuknya,

Aku berdiri tegap, kadang ole
Sekali ku tengok kanan dan kiri, ada beberapa orang bermain ombak dengan cerianya,
Ya, orang tua dan anak-anaknya sedang asik menikmati pantai ini, tepatnya menjelang matahhari terbenam,
Tak seharusnya aku berkata kasar padanya, memorial senja berkelabut di pikiranku,
Aku menunduk, tepian ombak megikis pasir seakan menenggelamkan kakiku dalam,

Senyumannya membuat diriku merasa bersalah, bentakan kata-kata dari lisanku menyapu keceriaanya,
Andaikan waktu bisa kembali mundur, tak akan aku melakukannya,
Kali ini cipratan air laut mengenai wajah; dingin namun ada rasa hangat disetiap sentuhannya-ini bukan air laut,
Laut mulai mengganas, ombak semakin kencang menerpa bebatuan, laut mulai pasang...
Aku berteriak sekencang-kencangnya hingga tak ada satu orang pun mendengarkannya.

Aku yang salah, tak seharunya aku menyakitinya; aku merebahkan diri di atas pantai tak peduli air laut menenggelamkan,

Satu-satu orang mulai pulang, tapi ada yang masih menikmati moment indah meatahari terbenam,
Pasir yang lembut serta gemuruh ombak menjadi sebuah tempat yang nyaman untuk menentramkan hati,
Aku mulai merenung, bermuhasabah kepada-Nya.. memandang banyak kesalahan tlah diperbuat.
Sedih juga bersalah,

ng oleh terpaan angin laut,
Hujan bisa jadi tidak pernah mengajarkan apa-apa, hanya terus menurun.Selalu, dan pada saat yang sama di kereta terakhir, orang yang sedang didampingi oleh Isterinya,Perasaan dan keinginan yang terus menumpuk tidak memudar di antara keduanya,Meskipun waktu telah berlalu, awan tidak akan jelas dan air mata dari langit masih belum akan berhenti jatuh.

Kusimpan perasaanku padaMu
Walau ingin sekali banyak yang ingin kuungkapkan lebih kepadamu,
tapi mungkin inilah jalan yang terbaik untuk saat ini,
Aku hanya bisa bercerita dalam diam, ingin sekali aku memperbaiki semuanya,
Matahari sudah terbenam,
Cukup waktu akan menyatakannya, menjadikannya pagi yang sangat indah

Langkah-langkah kecil kita membuat banyak pembelajaran dalam hidup ini,
bersabar dalam pilihan saat ini,
Besok adalah pagi yang sangat cerah yang kunantikan, ku harapkan dirimu juga demikian,
Aku sedang berbicara pada hamparan laut yang sangat luas, begitulah NikmatMu yang tlah Kau berikan,

Aku kembali pulang, meninggalkan pantai yang tenang ini, kembali untuk menyiapkan hari esok,
meninggalkan ukiran senyuman di atas pantai,
suatu saat aku akan kembali lagi, bertemu dengan suasana yang jauh lebih baik

16:00
(Bekasi, 28 April 2013)

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

WEB KOPAJA (Komunitas Peduli Anak Jalanan)

Recent Coment

KOPAJA (Komunitas Peduli Anak Jalanan)

KOPAJA (Komunitas Peduli Anak Jalanan)
Bagi yang ingin mengulurkan tangan sebagai donatur, silahkan kunjungi grup dan bergabung (Klik Gambar)
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More