About this blog

Rabu, 18 April 2012

Mengenali diri sendiri - Inilah saya apa adanya

Menjadi Diri Sendiri


Saya dibesarkan di kalangan keluarga yang agamis, sebenarnya. Tapi entah kenapa kelakuan saya sejak kecil kurang beruntung. Banyak problema yang terjadi. Mungkin sebagian orang enggan peduli dengan kisah kelam saya. bagi saya tidak apa-apa. karena saya ingin terus belajar mengenal diri saya. menilai kemampuan saya sampai di mana ketahanan fisik dan batin saya dalam berkehidupan. 


Kesabaran saya terus diuji. belajar meredam masa lalu.


Singkat cerita, saya dulu dibesarkan juga oleh Pondok Pesantren di Sumedang. Alasan saya ke sana juga gak tahu kenapa. Tapi dorongan niat yang sangat kuat menyuruh saya untuk ke sana. Walhasil saya adalah lulusan pesantren tersebut. Sayangnya, saya adalah orang yang tidak mau menjadi ustadz atau sebangsanya. Saya ingin menjadi apa yang kehendak diri.


Semenjak masuk SMA, tepatnya kota kelahiran saya di Bekasi. saya mulai menyukai dunia keorganisasian. Entah naluri turunan dari keluarga atau semisalnya. Di ROHIS, saya dulu adalah seorang anggota yang kemudian merangkap ke OSIS. Sebelumnya saya juga ikut PASKIBRA. ROHIS dan OSIS,  organisasi ini saya jalani secara bersamaan. Di ROHIS kedudukan tertinggi saya adalah wakil ketua. Sebenarnya saya yang menjadi ketuanya, namun karena waktu itu di OSIS saya sebagai ketua 1 yang memegang SEKBID Agama dan kesenian, kalau tidak salah. Pembina ROHIS, merasa tidak setuju saya sebagai ketua, karena takut saya adalah mata-mata dari OSIS, atau syaa lebih meniti beratkan pada OSIS. sebenarnya saya enjoy aja menjalankan keduanya. terus berjalan, hingga saya terbang ke organisasi luar bernama FPMB (Forum Pelajar Muslim Se-kota Bekasi). Di sana juga saya menjabat sebagai ketua wilayah 2, memegang sekolah SMA/SMP(Bekasi Timur dan Barat). Alhamdulillah, semua berjalan lancar, hingga LPJ beerlangsung lancar juga.


Setelah kelulusan pun saya tak luput dari dunia organisasi, lagi-lagi saya mendapatkan jabatan yang sangat penting, sebagai ketua umum. Dari situ saya sering mendapat berbagai penilaian dari teman-teman. Banyak yang bilang saya adalah seorang KONSEPTOR, ANALISATOR, TINKer (orang yang mempunyai daya pikir yang kuat), dan juga seorang lapangan. itu juga kalau ada tugas yang jelas. Itulah saya, dan saya merasakan itu. Apalagi saya paling senang menganalisa sesuatu. Apalagi saya kini sudah senang di sebuah kehidupan kepenulisan, walau masih tersendat akbiat problema diri dan keluarga. saya terus berusaha tegar berdiri. Di usia saya yang terbilang masih muda, saya sudah merasakan pahitnya manis kehidupan, jatuh bangun pun sudah dirasai. dan kini berusaha terus berdiri tegak dengan banyak belajar dari orang-orang yang sangat saya kagumi, dan hebat dalam bidangnya.


Akhir:
Ada sebagian orang tidak suka dengan perangai saya yang seperti itu. banyak. Ya, orang-orang itu adalah orang-orang yang mempunyai daya agresif yang sangat tinggi dalam bertindak. Orang-orang yang lebih suka dengan berfikir sederhana dan melakukan sebuah tindakan, dan saya banyak belajar dari mereka, sungguh, banyak orang atau sahabat-sahabat saya yang juga seorang aktivis atau organisasi, saya adalah orang yang mempunyai sifat seorang pemimpin, namun sayangnya saya juga banyak kekurangan. namanya juga manusia, tak luput dari salah dan lupa. Saya bukan orang yang idealis, saya hanya orang yang biasa, orang yang apa adanya menerima masukan kritik dan saran. dari sanalah saya banyak belajar, hingga sekarang.






(Azzam)

0 komentar:

Posting Komentar

WEB KOPAJA (Komunitas Peduli Anak Jalanan)

Recent Coment

KOPAJA (Komunitas Peduli Anak Jalanan)

KOPAJA (Komunitas Peduli Anak Jalanan)
Bagi yang ingin mengulurkan tangan sebagai donatur, silahkan kunjungi grup dan bergabung (Klik Gambar)
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More